Nasehat untuk Mengamalkan Ilmu

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Selamat Datang Ikhwah fillah

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ



Nasehat untuk Mengamalkan Ilmu - Ilmu merupakan perkara yang sangat mulia, namun kemuliaan ilmu tidaklah akan berarti apa-apa jika tidak diamalkan. Seorang yang berilmu akan menjadi mulia di hadapan Allah tatkala ia mengamalkan ilmunya, dan sebaliknya ia akan menjadi seorang yang sangat hina tatkala ia tidak mengamalkan ilmunya. Amal merupakan inti dari ilmu yang dimiliki oleh seseorang. Dan setiap orang akan dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah Ta’ala tentang ilmu yang dimilikinya kelak di hari kiamat.


Begitu banyak nasihat dari para ulama yang berkaitan tentang pentingnya mengamalkan ilmu. Beberapa diantaranya adalah :

- Abdullah bin Mu’taz rahimahullah berkata:

عِلْمٌ بِلَا عَمَلٍ كَشَجَرَةٍ بِلَا ثَمَرَةٍ

“Ilmu tanpa amal, bagaikan pohon tanpa buah”

- Beliau juga mengatakan:

عِلْمُ الْمُنَافِقِ فِي قَوْلِهِ، وَعِلْمُ الْمُؤْمِنِ فِي عَمَلِهِ

“Ilmunya seorang yang munafik itu hanya sekedar diucapan saja, adapun ilmunya seorang mukmin itu ada pada amal perbuatannya.”

- Muhammad bin Abi Ali al-Ashbahaniy rahimahullah berkata:

اعْمَلْ بِعِلْمِكَ تَغْنَمْ أَيُّهَا الرَّجُلُ ………… لَا يَنْفَعُ الْعِلْمُ إِنْ لَمْ يَحْسُنِ الْعَمَلُ

وَالْعِلْمُ زَيْنٌ وَتَقَوَى اللَّهِ زِينَتُهُ ………….. وَالْمُتَّقُونَ لَهُمْ فِي عِلْمِهِمْ شُغُلُ

وَحُجَّةُ اللَّهِ يَا ذَا الْعِلْمِ بَالِغَةٌ ………….. لَا الْمَكْرُ يَنْفَعُ فِيهَا لَا وَلَا الْحِيَلُ

تَعَلَّمِ الْعِلْمَ وَاعْمَلْ مَا اسْتَطَعْتَ بِهِ ……… لَا يُلْهِيَنَّكَ عَنْهُ اللَّهْوُ وَالْجَدَلُ

وَعَلِّمِ النَّاسَ وَاقْصِدْ نَفْعَهُمْ أَبَدًا ………… إِيَّاكَ إِيَّاكَ أَنْ يَعْتَادَكَ الْمَلَلُ

Beramallah dengan ilmumu wahai pemuda, niscaya engkau akan memperoleh hasilnya
Ilmu itu tidak akan bermanfaat jika tidak disertai dengan baiknya amal

Ilmu itu sesuatu yang indah, sedangkan takwa kepada Allah adalah perhiasannya
Dan orang-orang yang bertakwa senantiasa sibuk dengan (mengamalkan) ilmu mereka

Ilmu itu merupakan hujjah (bukti) Allah yang kuat (untuk menuntutmu) wahai pemilik ilmu
Tidak ada alasan (tipu daya) dan siasat yang bermanfaat (untuk membantah) hujjah tersebut

Belajarlah ilmu dan beramallah dengannya semampumu
Jangan sampai sendau gurau dan debat kusir melalaikanmu darinya

Ajarilah manusia dan niatkanlah selamanya untuk memberi manfaat kepada mereka
Waspadalah, waspadalah (jangan sampai) rasa bosan menjadi kebiasaanmu!

(Diterjemahkan secara bebas dari kitab Iqtidha’u al-Ilmi al-‘Amal, Karya Imam al-Khatib al-Baghdadi, Cetakan al-Maktab al-Islamiy, Beirut 1404 H, Halaman 37-38).

[Source Muadz.com with Posted by Aldiripani.com]

Baca Juga Artikel Lainnya :

    Print or PDF