Istri Setenang Malam

Istri Setenang Malam - Al Quran memang menyimpan mukjizat. Kalimat-kalimatnya semua mukjizat, bahkan kata-katanya, bahkan hurufnya.

Kita akan melihat bagaimana Allah memberikan isyarat ringan tapi sangat dalam tentang peran seorang istri bagi suaminya. Istri setenang malam.


Perhatikan satu ayat berikut ini:

وَمِنْ آَيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآَيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. (Qs. Ar Rum: 21)

Ayat ini sangat terkenal. Terutama di kita, ayat ini pasti akan dibaca berkali-kali dalam satu pertemuan akad nikah. Dari mulai pembawa acaranya, penghulu, sampai ustadz sang penyampai nasehat pernikahan. Kata sakinah, mawaddah dan rahmah, juga sangat akrab di setiap kita bicara tentang keluarga. Kata-kata Bahasa Arab itu seakan telah menjadi kata yang diindonesiakan. Dan ketiga kata itu memang ada dalam ayat di atas.

Secara teks aslinya, ayat tersebut menyampaikan kepada suami tentang istri yang diciptakan dari diri sang suami sendiri. Mengingat Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam, sebagaimana dalam hadits yang shahih. Istri harus bisa memberikan kepada suaminya; sakinah, mawaddah dan rahmah (ketenangan, cinta dan kasih sayang).

Jika kita search dalam Al Quran kata لِتَسْكُنُوا (agar kalian merasa tenang), maka kita akan menjumpai kata ini disebut 4 kali. Yang pertama adalah ayat tentang keluarga di atas. Dan yang 3 sisanya ayat-ayat berikut ini:

هُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ لِتَسْكُنُوافِيهِ وَالنَّهَارَ مُبْصِرًا إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآَيَاتٍ لِقَوْمٍ يَسْمَعُونَ

Dialah yang menjadikan malam bagi kamu supaya kamu beristirahat padanya dan (menjadikan) siang terang benderang (supaya kamu mencari karunia Allah). Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang mendengar (Qs. Yunus: 67)

وَمِنْ رَحْمَتِهِ جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ لِتَسْكُنُوافِيهِ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya. (Qs. Al Qashash: 73)

اللَّهُ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ لِتَسْكُنُوافِيهِ وَالنَّهَارَ مُبْصِرًا إِنَّ اللَّهَ لَذُو فَضْلٍ عَلَى النَّاسِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَشْكُرُونَ

Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya; dan menjadikan siang terang benderang. Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyal karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur. (Qs. Ghafir: 61)

Allahu Akbar! Ternyata tiga ayat tersebut bicara tentang malam sebagai tempat istirahat dan ketenangan yang merupakan kenikmatan yang diberikan oleh Allah untuk manusia.

Dalam kata لِتَسْكُنُوا (Agar kalian tenang) lah kedua tema ayat-ayat di atas bertemu. Sekarang kita bisa mengatakan bahwa seharusnya istri setenang malam bagi suaminya.

Setelah ini, silakan digali yang dalam. Bagaimana ketenangan malam bagi kita. Dan begitulah seharusnya istri berperan bagi sang suami.

Malam adalah saat lampu bumi dipadamkan. Yang tak lama lagi, lampu rumah-rumah kita pun akan segera mengikutinya. Cahaya yang terang bersinar, berapi-api, menyala, terang terkadang membuat silau mata; dipadamkan. Karena waktu malam telah tiba. Agar semua bisa istirahat. Seorang istri harus ‘memadamkan’ jiwanya, hatinya, lisannya. Dari berapi-api, semangat yang menyala, menyilaukan, menjadi lisan dan jiwa yang teduh dan mengistirahatkan bagi suaminya. Rendahkan hati dan lisan. Pilihlah kalimat yang teduh dikirimkan dari hati yang tawadhu’, qona’ah dan ridho.

Malam adalah selimut/pakaian (لباسا). Tempat kita merebahkan punggung ini. Istirahat dalam tidur yang tak tergantikan. باسمك وضعت جنبي(Dengan nama Mu aku rebahkan punggungku ini), begitulah bunyi salah satu doa sebelum tidur kita. Istri harus mampu menjadi tempat suami merebahkan jiwanya. Saat lelah mendera dalam semua tugas mulia seorang suami. Saat seorang laki-laki yang perkasa menyandarkan kepalanya di tembok dengan mata terpejam, karena kepenatan. Saat itulah sang istri harus menjadi tempat bersandar kepala berikut jiwa sang suami saat nanti berjumpa dalam peraduan mereka berdua. Saat seorang suami tak mampu mengangkat kepalanya karena ditundukkan oleh berbagai beban. Saat itulah sang istri harus mampu menjadi penyegar, penyemangat hingga kepala itu tegak kembali.

Malam adalah waktu yang tak mungkin digantikan oleh siang. Orang yang punya hutang tidur satu malam, terasa tidak bisa tergantikan bahkan oleh dua siang. Walaupun sama-sama tidur. Sama-sama memejamkan mata. Ya, karena malam memang tidak tergantikan oleh siang. Begitulah seorang istri. Menjadi seseorang di dalam kehidupan suami yang tidak tergantikan oleh siapapun. Tidak kakak dan adiknya, tidak orangtuanya apalagi hanya temannya. Mungkin suami bisa menumpahkan uneg-uneg jiwanya kepada kerabat atau teman akrabnya. Tetapi istri adalah tempat menumpahkan curahan yang paling tepat dan tak tergantikan bahkan oleh dua kerabat dan dua teman akrab.

Malam adalah waktu istimewa yang bahkan tidak dimiliki oleh siang yang gagah itu. Sepertiga malam, ya hanya sepertiganya. Adalah waktu yang tidak dimiliki oleh siang. Adakah waktu yang langsung dihadiri Allah dengan semua rahmat, keberkahan, pengabulan doa, ampunan, kecuali sepenggal malam itu. Begitulah istri. Hanya ‘sepenggal’ nya saja, sangat istimewa. Mungkin tidak secerdas orang lain dalam bertukar pikiran. Mungkin tidak sehebat teman dalam merencanakan. Tapi dalam diri istri ada keberkahan dan rahmat bagi suami. Keberkahan dan rahmat jauh lebih mahal dari sekadar kecerdasan otak. Dan itu hanya ‘sepenggal’ dari istri.

Malam adalah musim semi bagi orang beriman. Apalagi jika musim dingin dan waktu malam berjalan lebih lama. Tidur sudah sangat cukup. Tersisa masih sangat cukup banyak waktu untuk seorang muslim bermunajat kepada Penciptanya. Tempat mengadu, berkeluh kesah dan berdoa. Istri pun harus menjadi musim semi bagi suami. Berbunga-bunga. Indah. Sejuk. Menyegarkan. Menyenangkan. Tempat seorang pujangga mengukir kalimatnya lebih indah di antara semilir angin yang memainkan dedaunan. Istri yang menjadi penampungan bagi semua keluhan dan keluh kesah suami. Sesuatu yang harus disyukuri, jika istri menjadi tempat berkeluh kesah suami. Bukan justru merasa keberatan. Karena itu artinya sang istri telah menjadi malam yang tenang bagi suami mempercayakan semua tumpahan jiwanya; yang tidak pernah dia percayakan kepada siapapun di muka bumi ini. Air mata seorang laki-laki yang sangat disegani dunia mungkin bisa meleleh di pangkuan istri. Menangis bak anak kecil, padahal di luar sana ia singa sang raja. Menyampaikan rapuhnya diri dan jiwa, padahal di siang hari ia adalah orang paling kokoh yang dikenal orang. Semua itu bisa terjadi, saat istri menjadi musim semi bagi suami.

Malam tempat keindahan tiada tara. Bintang gemintang, temaram rembulan. Cahayanya memang tidak sekuat matahari siang. Justru di sini bedanya. Tetap bercahaya tetapi tanpa rasa panas membakar dan tidak menyilaukan. Siapapun akan senang berlama-lama menatap langit dengan kerlap-kerlip bintang dan senyum bulan purnama. Lisan ini akan bertasbih dan memuji Nya, sebagai iringan yang membuat semuanya semakin syahdu. Istri bak bintang dan rembulan. Indah untuk dipandang. Tak pernah bosan dan bahkan tak kuasa mata suami untuk mengalihkannya kepada kenikmatan pandangan yang lain. Cahaya istri begitu bersinar tapi tidak membakar. Indah, indah dan indah. “Alhamdulillah ya Robb, Kau kirimkan dia dalam hidupku...” desah lisah suami.

Malam, sepanjang apapun pasti akan berlalu. Tapi berlalunya malam untuk menyambut pagi yang penuh berkah. Langit mengawali hari dengan cahaya tipis yang indah. Pagi yang menghembuskan nafasnya, mengirimkan sepoi angin yang sejuk. Pagi mengawali semangat untuk bertarung di derap siang. Istri pun demikian. Kebersamaan suami di samping istri, untuk menyambut pagi yang penuh semangat demi memenangkan setiap pertarungan siang. Istri yang memerankan fungsi malam dengan baik, akan menjadi cahaya pagi yang berkah bagi suami.

Malam akan terus memerankan dirinya. Istri akan terus meniru malam untuk mendampingi suaminya. Agar esok pagi sang suami bisa mengucap (الحمد لله الذي أحيانا بعدما أماتنا) segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan aku setelah mematikanku.

Mungkin masih banyak hak malam yang tidak dipenuhi oleh tulisan ini. Tetapi yakinlah bahwa malam adalah nikmat dan anugerah sangat besar, sehingga harus berujung syukur sebagaimana ujung ayat-ayat tentang malam di atas.

Terlalu mulia peran seorang istri jika hanya dibatasi oleh beberapa lembar tulisan ini. Tetapi yang jelas, istri setenang malam adalah anugerah terbesar di dunia ini bagi suami. Sehingga harus berujung pada syukur yang merambati seluruh pori-pori kehidupan suami.

[Source parentingnabawiyah.com with Editing and Posted by Aldiripani.com]

Cinta Tak Mesti Harus Bersama

Cinta Tak Mesti Harus Bersama - Yuk belajar lagi tentang cinta. Bukan cinta hina. Tapi cinta mulia. Cinta yang diajarkan orang-orang mulia. Kali ini kita akan belajar dari dua orang yang saling mencintai. Cinta yang bersemayam di hati. Sekian lama, ya sangat lama. Tapi cinta bertahan dan tak kunjung pergi. Taqdir memisahkan mereka. Tapi taqdir pula yang mempertemukan mereka kembali.



Cinta mereka sangat tulus dan suci. Begitu tulusnya hingga tak ada yang mampu memalingkannya. Begitu sucinya hingga tak ada syahwat yang mendesaknya. Mungkin kita akan berderai air mata. Bagaimana ada wanita semulia itu dan sesuci itu. Dan setahan itu. Dan bagaimana laki-laki mulia itu tegar mengajari cinta agar terus mewiridkan nama Rabbnya.

Ini asli sebuah kisah cinta. Cinta yang tak lekang oleh zaman. Perpisahan waktu, tempat, dan jarak bukanlah alasan. Justru waktu yang memisahkan, bak menghitung hari menunggu panen tanaman cinta yang semakin hari semakin ranum.

Namanya Fakhitah. Putri Abu Thalib, paman Nabi. Saudari Ali dan Ja’far. Atau lebih dikenal dengan Ummu Hani’.

Fakhitah ini pernah dilamar oleh seorang laki-laki mulia yang sangat mencintai Fakhitah. Tetapi Ayahnya Abu Thalib lebih memilih laki-laki lain yang bernama Hubairoh.

Laki-laki mulia yang ditolak lamarannya itu pun datang menemui Abu Thalib dan mengungkapkan perih isi hatinya, “Wahai paman, engkau nikahkan ia dengan Hubairoh dan kau tolak aku?”

Uuhhh... terasa perihnya... cinta yang tertolak angin taqdir hingga tak sanggup untuk berlabuh.

Abu Thalib memberikan alasan, “Kami ini dua keluarga besar yang sudah lama berbesan. Beginilah keluarga mulia membalas keluarga mulia.”

Mau apa dikata... bukti bahwa taqdir di atas segalanya. Bahkan di atas kekuatan cinta yang katanya mampu menaklukkan menjulangnya gunung dan ganasnya samudera. Kali ini, cinta harus mengakui kelemahannya. Di hadapan taqdir.

Rumah tangga Fakhitah pun berjalan dengan sangat baik. Sampai dianugerahi 4 anak; Ja’dah, Amr, Yusuf dan Hani’.

Ibnu Sa’ad dalam Ath Thabaqot Al Kubro menuturkan detail kisah cinta ini.

Waktu terus berjalan. Dua insan yang saling mencintai itu masing-masing menjalani taqdirnya. Berpisah hingga nyaris tak ada lagi dalam tutur lisan. Tak ada lagi sua dan jumpa. 500 KM memisahkan mereka. Jarak di zaman itu. Tapi cinta memang luar biasa. Kita perlu belajar pada cinta atas kesabarannya. Ya, ia bersemayam dalam hati, menunggu dan menunggu. Hingga ketika semua telah melupakannya pun, ia tetap menunggu. Dan taqdir datang mengganti taqdir. Cinta kembali menemukan pintunya. Pintu yang halal.

Puluhan tahun bukan waktu yang sebentar. Tapi cinta tetap bertahan di situ. Tak beranjak.

Cinta yang selama ini diam sejuta bahasa. Kini ia harus bicara. Ia memaksa lisan untuk menyadari bahwa cinta masih ada bertahan di sana, belum beranjak dari hati. Walau telah puluhan tahun lamanya.

Usia tak lagi muda. Laki-laki mulia itu sudah tua. Rambut sudah beruban. Bentuk tubuh dan raut wajah tak bisa menyebunyikan 60 tahun usianya. Ummu Hani’ pun telah berusia.

Cinta berjumpa lagi di usia senja.

Ummu Hani’ masuk Islam tahun 8 H. Tapi suaminya malah kabur dan tidak mau masuk Islam. Sehingga mereka harus cerai karena telah berbeda aqidah antara muslimah dan kafir.

Ummu Hani’ dipertemukan kembali dengan laki-laki mulia itu.Cinta menemukan muaranya. Dalam naungan hidayah. Walau usia tak lagi muda. Walau cinta telah terpisah puluhan tahun lamanya. Kini bersemi kembali.

“Siapa?” kata laki-laki mulia itu ketika Ummu Hani’ datang saat waktu Dhuha.

“Aku Ummu Hani’.”

“Selamat datang, Ummu Hani’.”

“Aku mau bertanya tentang kebenaran kalimat saudaraku yang akan membunuh dua orang yang telah minta perlindungan kepadaku,” Ummu Hani’ bertanya setengah meminta.

“Kami melindungi siapapun yang engkau lindungi, wahai Ummu Hani’,” cinta mulai menyapa.


Dalam pertemuan berikutnya...

Laki-laki mulia itu dengan jantan menyatakan cintanya: Aku melamarmu...!!!

Dahsyat!!! Kedahsyatan pertemuan dua cinta ini lebih dahsyat lagi karena disaksikan oleh tanah suci MEKAH.

Bergetar hati, berguncang jiwa

Benarkah...


Kini biarkan cinta yang menjawab lamaran itu. Cinta melalui lisan Ummu Hani’ bicara,

“Demi Allah aku dulu mencintaimu saat aku masih jahiliyyah. Maka apalagi saat kini aku telah masuk Islam,” cinta mulai menuturkan gelora yang tertahan.

Tak berhenti sampai di situ, cinta ingin membuktikan ketulusannya,

“Engkau lebih aku cintai dari pendengaranku dan penglihatanku.”

Ungkapan cinta mengoyak rasa...

Di hadapan laki-laki mulia itu ada segelas susu. Maka ia meminum sebagiannya. Dan memberikan sebagiannya kepada wanita yang dicintainya dan mencintainya itu. Ummu Hani’ segera meminumnya. Setelah meminumnya, barulah ia mengungkapkan, “Sesungguhnya aku sedang puasa.”

Laki-laki mulia itu bertanya, “Puasa wajib?”

Ummu Hani’ menjawab, “Bukan.”

Laki-laki mulia itu pun berkata, “Kalau begitu tidak masalah. Tapi apa yang membuatmu melakukan ini?”

Ummu Hani’ menjawab, “Karena aku ingin meminum bekasmu.”


Ya Robb, cintaaaa.....


Setelah cinta bertemu cinta. Pertemuan dalam naungan hidayah dan perjumpaan yang halal. Apakah dua cinta akan melebur menjadi bahagia?

Akankah mereka merangkainya hingga menjadi untaian bunga mengalungi sisa usia mereka?

Apakah ini masa cinta memanen hasil kesabarannya?

Ajaibnya... TIDAK

Mengapa...?

Bukankah....

Bukankah....


Ya, justru karena cintalah yang menghalangi. Karena tulusnya. Karena sucinya. Maka ia tak mau mengotori. Tak tega jiwanya menodai.

Cinta dalam diri Ummu Hani’ menjelaskan dengan berat kata,

“Aku telah mempunyai banyak anak. Dan aku tidak mau mereka mengganggumu.”

Cinta terus mengeja alasan,

“Karena hak suami sangatlah agung. Aku takut, jika aku sedang memberikan hak suami, aku mengabaikan sebagian hak diriku dan anak-anakku. Dan jika aku sedang memberikan hak anak-anakku, aku mengabaikan hak suamiku.”

Laki-laki mulia itu hanya terdiam. Sunyi lisan hingga jiwanya.


Sungguh kita telah belajar banyak dari cinta suci Ummu Hani’ dan laki-laki mulia. Sebagaimana cinta tak perlu diundang untuk datang, maka ia tak bisa diusir untuk pergi. Cinta sering masuk tanpa izin. Dan ia juga sering tak mau pergi walau telah diminta dan dipaksa pergi.

Karena ia memilih tinggal di hati. Sementara hati kita bukan milik kita.

Maka, cinta kembali menunjukkan keberadaannya dengan getarnya saat berjumpa dengan cintanya. Tak perlu risau. Seperti Ummu Hani’ dan laki-laki mulia itu. Getar cinta itu hadir saat pintu halal telah terbuka kembali. Dan laki-laki mulia itu menyatakan cintanya dengan berkata: Aku melamarmu.

Selanjutnya serahkan, bagaimana cinta memutuskan.

Tahukah anda, siapa laki-laki mulia yang bersemi cinta dalam dirinya itu. Siapakah laki-laki mulia yang tertahan cintanya karena ditolak lamarannya itu. Siapakah laki-laki mulia yang masih memberi ruang untuk cinta bersemayam puluhan tahun lamanya itu. Siapakah laki-laki mulia yang akhirnya mendialogkan cintanya itu.

Tahukah anda siapa beliau.

Beliau adalah Rasul kita, Rasulullah Muhamad shallallahu alaihi wasallam.

Ummu Hani’ pun berkata,

“Rasulullah melamarku, aku meminta maaf kepada beliau dan beliau pun memahami. Kemudian turunlah firman Allah:

يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ إِنَّا أَحْلَلْنَا لَكَ أَزْوَاجَكَ اللَّاتِي آتَيْتَ أُجُورَهُنَّ............. اللَّاتِي هَاجَرْنَ مَعَكَ

“Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri-isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya .............................yang turut hijrah bersama kamu.” (Qs. Al Ahzab: 50)

Aku tidak halal baginya karena aku bukan termasuk wanita yang hijrah bersamanya. Aku termasuk orang-orang yang dibebaskan (di Fathu Makkah).”

Cinta begitu tahu diri. Walau ia terus meminta dan menuntut. Tapi cinta suci tahu diri. Tak menuntut melebihi batas dirinya. Sadar siapa dirinya. Seperti cinta Ummu Hani’.


Setelah Ummu Hani’ menolak lamaran Rasulullah walau sebenarnya tak kuasa, Rasulullah terdiam. Tentu terlalu banyak ungkapan jiwa beliau, tapi tak terungkapkan.

Dialog cinta ini diakhiri dengan pujian tulus Rasulullah kepada wanita istimewa yang dicintainya itu. Pujian yang menambah kilau Ummu Hani’,

“Sesungguhnya sebaik-baik wanita yang mengendarai unta (maksudnya, wanita Arab) adalah wanita Quraisy; paling lembut kepada anaknya di usia kecil dan paling menjaga yang dimiliki oleh suaminya.”

Dan kisah cinta ini berakhir sampai di sini. Walau mungkin cinta tetap menetap di relung jiwa. Hingga ajal memisakan keduanya. Rasulullah menghadap Rabb nya pada taun 11 H dan Ummu Hani’ mengakhiri perjalanan cintanya di dunia menuju cinta abadinya di akhirat pada sekitar tahun 50 H.

Kisah cinta yang tulus tapi harus mengalami perpisahan cinta. Kemudian dipertemukan lagi dalam cinta. Tapi harus berpisah lagi untuk mengakhiri babak cinta mereka.

Tetapi tetap saling menyapa dengan tutur lembut, karena begitulah cinta. Tetap saling menghargai, karena begitulah cinta. Tetap saling menghadiahi, karena begitulah cinta. Dan saling mendoakan kebaikan walau tetap tak bisa bersatu, karena begitulah cinta yang suci dan tulus itu.

[Source parentingnabawiyah.com with Editing and Posted by Aldiripani.com]

Macam-macam Exception Handling

Macam-maca Exception HandlingException adalah sebuah objek yang terjadi oleh kondisi yang tidak biasa, terutama ketika terjadi error conditions, run-time error atau invalid processing. Exception menyediakan pemberitahuan kesalahan dan cara penanganannya. Dengan cara ini penanganan kesalahan dapat dilakukan secara tepat.


Bug : 
  1. kesalahan yang merupakan kelemahan dari perancangan atau implementasi 
  2. Exception : 
  3. kesalahan yang dihasilkan oleh kondisi sistem /lingkungan 
  4. kondisi abnormal (sesuatu diluar yang biasanya) yang muncul di sekuen (urutan) kode saat jalan 
  5. run-time error Exception menyediakan pembangkitan kesalahan serta cara menanganinya. 


Struktur kendali ini memungkinkan kita menspesifikasikan dimana kita dapat menangani suatu tipe kesalahan secara pasti. Exception menyediakan sarana mengkomunikasikan informasi kesalahan lewat suatu rantai metode, sampai terdapat satu metode yang menanganinya. Exception di Java merupakan subkelas dari kelas java.lang.Throwable. Exception adalah objek, maka memiliki data dan metode. 

Kata Kunci untuk Exception Handling : 

a) try 
b) catch 
c) throw 
d) throws 
e) finally 

Ringkasan kerja : 

1. program yang hendak dimonitor untuk exceptionnya dimuat dalam try 
2. jika exception terjadi didalam blok try, exception itu dilemparkan 
3. kode dapat menangkap (catch) exception menggunakan catch dan menangani dengan suatu cara yang rasional 
4. exception yang dibangkitkan sistem secara otomatis dilempar oleh sistem Java, sedangkan untuk exception yang dilemparkan secara manual maka digunakan keyword throw. 
5. exception yang dilempar oleh metode harus di spesifikasikan dengan klausa throws. 
6. Sembarang kode yang secara absolut harus dieksekusi sebelum metode keluar diletakkan di blok finally. 

Jenis Eksepsi

Exception dapat dibangkitkan oleh Java run-time system atau dibangitkan secara manual oleh kode program : 
A. Exception yang dilempar Java run-time system berhubungan dengan kesalahankesalahan fundamental yang melanggar aturan-aturan bahasa Java atau batasan-batasan lingkungan eksekusi Java 
B. Exception yang dihasilkan secara manual, umunya digunakan untuk melaporkan kondisi kesalahan ke pemanggil metode 


Exception Tidak Tertangkap

public class DivByZeroToy { 
/** Creates a new instance of DivByZeroToy */ 
public DivByZeroToy() { 
public static void main (String args[]) { 
int zeroInt = 0; 
int anInt = 10; 
int divResult = anInt / zeroInt; 

Tahap-tahap kejadian : 

1. ketika sistem Java mendeteksi usaha membagi dengan nol, maka sistem membangun objek Exeption baru, dan kemudian melemparkan Exception. 
2. aksi ini menyebabkan eksekusi DivByZeroToy berhenti, karena begitu satu Exception dileparkan, maka Exception harus ditangkap oleh penanganan Exception yang harus segera menanganinya. 
3. karena tidak ada penanganan Exception, maka Exception ditangkap oleh penanganan sistem Java. 

Sembarang Exception yang tidak ditangkap oleh kode program akan ditangkap oleh penanganan default. 
  1. Penanganan Exception menampilkan String yang mendeskripsikan Exception 
  2. Mencetak jejak stack dari saat dimana Exception terjadi 
  3. Mengakhiri program
[Source BrainTectCorp with Editing and Posted by Aldiripani.com]

Pengertian Database, File, Record, Field, Byte dan Bit

Pengertian Database, File, Record, Field, Byte dan BitBasis data atau Database adalah kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antara satu file dengan file lain sehingga membentuk suatu bangunan data untuk menginformasikan suatu perusahaan atau instansi dalam batasan tertentu.


Pengertian File

File adalah kumpulan berbagai informasi yang berhubungan dan juga tersimpan di dalam secondary storage, secara konsep file memiliki beberapa tipe ada yang bertipe Data terdiri dari numeric, character dan binary. Lalu ada juga file yang bertipe program. Atau Definisi file adalah arsip ataupun data yang tersimpan di dalam komputer.
File di komputer pada umumnya disimpan di dalam suatu folder tertentu tergantung si pemilik komputer tersebut ingin dimana ia menyimpannya, setiap file memiliki ekstensi masing-masing tergantung jenis file itu sendiri. Ekstensi file adalah sebagai tanda yang membedakan jenis-jenis dari file.
Contoh dan jenis file serta ekstensinya
Berikut ini contoh jenis file dan macam-macam ekstensinya:
  • System= sys, com, bak, bat, tmp, dan exe.
  • Video= avi, KV, mpg, mpeg, wmv, 3gp, dan flv.
  • Dokumen= html, doc, odt, xls, ods, dan pdf.
  • Suara= wav, rm, mp3, dan midi.
  • Gambar= jpeg, jpg, gif, png tif dan tiff.
  • Dan lain-lain.

Pengertian Record

Record adalah kumpulan field yang sangat lengkap, dan biasanya dihitung dalam satuan baris. Tabel adalah merupakan kumpulan dari beberapa record dan juga field. File adalah terdiri dari record-record yang menggambarkan dari satu kesatuan data yang sejenis. Misalnya seperti file nama barang berisikan data tentang semua nama barang yang ada. Data adalah kumpulan fakta atau kejadian yang digunakan sebagai penyelesaian masalah dalam bentuk informasi. Pengertian basis data (database) adalah basis data yang terdiri dari dua kata, yaitu kata basis dan data. Basis dapat di artikan markas ataupun gudang, maupun tempat berkumpul.

Pengertian Field
 
Field adalah kumpulan dari karakter yang membentuk satu arti, maka jika terdapat field misalnya seperti NomerBarang atau NamaBarang, maka yang dipaparkan dalam field tersebut harus yang berkaitan dengan nomer barang dan nama barang. Atau definisi field yang lainnya yaitu tempat atau kolom yang terdapat dalam suatu table untuk mengisikan nama-nama (data) field yang akan di isikan.

Pengertian Byte
 
Byte adalah bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam memori. Byte merupakan sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri atas kombinasi delapan bit. Satu byte digunakan untuk mengkodekan satu buah karakter dalam memori. Contoh: Kode Ascii untuk J ialah 10101010. Jadi byte adalah kumpulan bit yang membentuk satu karakter (huruf, angka, atau tanda). Dengan kombinasi 8 bit, dapat diperoleh 256 karakter (= 2 pangkat 8). 

Pengertian Bit

Bit adalah suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua macam nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar dasar yang dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang merupakan sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua keadaan saja (on dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data. 

[Source Aliaulia.blogspot.com with Editing and Posted by Aldiripani.com]

Hanya Saat Cintamu Membentur Cinta Nya

Duhai Atikah sayang, aku tak bisa melupakanmu selama mentari masih bersinar ...Dan selama merpati berkalung masih berkicau ...Duhai Atikah sayang, pada setiap siang dan malam hatiku memendam rasa padamu ...Aku tak pernah menyaksikan orang sepertiku menceraikan wanita seperti dirinya ...Dan tak pernah ada wanita sepertinya yang diceraikan tanpa kesalahan ...Dia wanita berkahlak mulia, cerdas, bernasab tinggi, berparas indah dalam malu dan jujur ...

Puisi cinta. Kalimat pujangga dimabuk asmara. Dan ini bukan sastra kosong tanpa pemeran. Ini ungkapan keresahan jiwa yang ditinggal wanita yang sangat dicintainya. Terik padang pasir berpindah ke dalam relung jiwanya. Meradang karena rindu. Sangat terpaksa ia harus berpisah. Perpisahan yang tak pernah dibayangkannya apalagi diinginkannya.


Bagaimana tidak seperti itu keadaannya. Kalau wanita pujaannya itu sangat cantik, kalau tak mau dikatakan tercantik di sukunya. Agung akhlaknya. Fasih dan indah tutur bahasanya. Dari keluarga terhormat.

Sempurna...!

Kalau kesempurnaan itu telah pergi, maka yang tertinggal hanya ketimpangan rasa, cacat jiwa dan kekurangan hidup.

Tahukah anda, siapa pemilik kalimat penyimpan dahaga rindu di atas?

Bukan sembarang pujangga. Apalagi penyair musiman. Bahkan bukan orang biasa.

Orang mulia, yang mungkin tak pernah anda duga.

Abdullah, putra Abu Bakar Ash Shiddiq.

Radhiallahu anhuma

Sahabat mulia putra sahabat paling mulia.

Abdullah meradang dalam kerinduan dan penyesalan yang membuat matanya tak mampu terpejam. Atikah, istri sempurna itu pergi. Karena Abdullah sendiri yang menceraikannya.

Aneh...apa pasalnya? Mengapa menceraikannya kalau ia sangat mencintainya?

Ya, setelah Abdullah menikahi Atikah selama setahun, Abdullah banyak berubah. Hari-harinya hanya mengagumi istrinya. Hingga beberapa kewajiban ibadahnya tertunda dan tidak terlaksanakan dengan baik.

Abu Bakar tentu tak tinggal diam. Abu Bakar meminta Abdullah untuk menceraikan istrinya. Abdullah sebagai anak yang sangat taat kepada orangtuanya terpaksa menceraikannya. Tetapi ternyata Abdullah hanya bisa memisahkan Atikah dari fisiknya. Hatinya telah dibawa terbang oleh Atikah.

Dan kalimat-kalimat di atas pun meluncur jujur dari hatinya.

Abu Bakar mendengarnya. Hati sang ayah iba. Dan Abu Bakar memerintahkan Abdullah untuk kembali rujuk dengan Atikah. (Lihat kisah Abdullah dan Atikah ini dalam Usdul Ghobah karya Ibnul Atsir, Al Isti’ab karya Ibnu Abdil Barr, Al Ishobah karya Ibnu Hajar dan lainnya)

Begitulah cinta di rumah sahabat Nabi. Cinta tetap cinta. Sangat bergelora. Sangat bertenaga. Sangat berkuasa.

Abu Bakar Ash Shiddiq meminta anaknya bercerai dari istrinya, karena cintanya telah mengganggu ibadahnya kepada Allah.

Tetapi akhirnya Abu Bakar Ash Shiddiq mengizinkan anaknya untuk kembali kepada belahan jiwanya itu, karena perpisahan itu tak sanggup ditanggungnya. Tentu dengan syarat, tak boleh lagi mengganggu ibadah.

Ini seperti peringatan Allah,

قُلْ إِنْ كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّى يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ (التوبة: 24)

Katakanlah, “Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah Memberikan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik. (Qs. At Taubah: 24)


Cintamu pada orang yang kau cintai tak boleh mengikis cintamu pada Allah, Rasul dan jihad. Karena cinta yang satu ini harus ada di tempat paling atas, di atas semua cinta.

Tapi ketika cinta pada Allah, Rasul dan jihad tidak terganggu. Maka cintai Allah, Rasul dan jihad sepenuh hati. Dan cintai cintamu dengan sepenuh hatimu.

Seperti Abu Bakar yang mengizinkan Abdullah untuk kembali dalam sepenuh cintanya pada Atikah. Asal tak membentur cinta Nya.

[Source Parentingnabawiyah.com with Posted by Aldiripani.com]

Pelajaran Mahal dari 4 Kata Jahiliyah dalam Al-Qur'an

Pelajaran Mahal dari 4 Kata Jahiliyah dalam Al-Qur'an - Setiap kita membaca sejarah Rasulullah shallallahu ’alaihi wassallam di dalam buku-buku sejarah, maka akan selalu dimulai dengan pembahasan mengenai keadaan saat Nabi shallallahu ’alaihi wasallam lahir. Keadaan ini kemudian dikenal dengan sebutan jahiliyah. Kata jahiliyah bukanlah kata yang dibuat oleh sejarah, tetapi kata yang langsung dicantumkan di dalam kitab suci Al-Qur’an. Dan kita perlu membahas hal ini karena ada pelajaran mahal di baliknya.


Pelajaran pertama adalah agar kita tahu bahwa sejarah adalah sesuatu yang sunatullah-nya selalu berulang. Maka kemudian, di zaman mana pun yang kosong dari kenabian dan wahyu, zaman itu akan bergerak menuju lembah kejahiliyahan. Seperti di zaman itu, ketika Rasul shallallahu ’alaihi wasallam belum lahir, zaman itu disebut sebagai zaman fatrah minarusul (zaman kekosongan kerasulan). Di zaman itu orang lupa, bahkan tidak tahu lagi ke mana arah kehidupannya. Mereka melakukan apa saja yang mereka kira benar, padahal semakin hari semakin jauh dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Maka zaman itu adalah zaman yang jauh dari wahyu dan jauh dari Rasul sehingga kita sebut sebagai zaman jahiliyah.

Untuk itulah kita akan tahu bahwa setiap pribadi, keluarga, masyarakat, negara, hingga dunia ini, asal dia jauh dari panduan Al-Qur’an dan jauh dari petunjuk Rasul shallallahu ’alaihi wasallam, pasti akan menjadi masyarakat jahiliyah.

Kemudian pelajaran yang juga sangat penting dan bahkan lebih penting lagi adalah, setelah kita memandangnya sebagai cermin, maka kita akan belajar dan sekaligus menjawab pertanyaan kita. Bagaimana cara menerangi kembali zaman kita setelah kegelapan jahiliyah itu menyelimuti. Apa solusinya? Di sinilah nanti kita akan mendapatkan pelajaran dari sejarah Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam. Bahwa inilah cara untuk menghilangkan kejahiliyahan itu. Untuk mengembalikan cahaya Islam di bumi ini.

Para ulama banyak yang telah menulis dalam satu buku tersendiri tentang pembahasan jahiliyah. Akan tetapi, saya ingin membahas dari apa yang telah disampaikan oleh Al-Qur’an, untuk memudahkan pembahasan kita. Al-Qur’an menyebut kata al-jahiliyah sebanyak empat kali. Dan ternyata, begitu kita baca keempat-empatnya, kita akan menjumpai bahwa empat hal ini mewakili empat segmen kehidupan jahiliyah.

1. Jahiliyah yang pertama ada di dalam surah Ali Imron ayat 154. Dalam ayat yang cukup panjang itu, Allah Subhanahu wa Ta’ala menyampaikan,

يَظُنُّونَ بِٱللَّهِ غَيۡرَ ٱلۡحَقِّ ظَنَّ ٱلۡجَٰهِلِيَّةِۖ

“…mereka berprasangka kepada Allah dengan tidak benar seperti prasangka jahiliyah.”

Ini artinya, poin yang pertama adalah jahiliyah dari sisi keyakinan. Jahiliyah dari sisi akidah dan keimanan. Di masa dahulu banyak contohnya. Umpamanya dalam pembahasan kemusyrikan. Dan mari kita perhatikan, jahiliyahnya Arab zaman itu sama persis dengan jahiliyah Indonesia yang kita sebut hari ini sebagai kehidupan modern. Akan tetapi, asal jauh dari Allah dan Rasul-Nya, konsep jahiliyah pasti sama. Misalnya, Rasulullah Shalallahu ’alaihi wassallam pernah menyampaikan bahwa tidak ada keyakinan tentang sialnya bulan Safar. Ternyata sampai hari ini masih ada, dan tidak sedikit yang meyakini bahwa bulan Safar adalah bulan yang tidak baik. Akhirnya banyak yang tidak mengadakan acara-acara besar di bulan tersebut. Inilah keyakinan kemusyrikan jahiliyah yang telah dihapuskan oleh Islam, dari sekian banyak contoh yang lainnya. Begitu pula dengan perdukunan. Salah satu bukti masyarakat itu adalah masyarakat jahiliyah ialah saat perdukunan marak. Masyarakat menjadikan dukun sumber dari segala ilmu mereka dan tempat mereka bertanya dan berkonsultasi. Setiap ada masalah mereka datang ke dukun. Maka ini membuktikan bahwa mereka sedang berada dalam kejahiliyahan akidah.

2. Yang kedua, al-jahiliyah dalam Al-Qur’an terdapat di dalam surah Al-Maidah ayat 50. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

أَفَحُكۡمَ ٱلۡجَٰهِلِيَّةِ يَبۡغُونَۚ وَمَنۡ أَحۡسَنُ مِنَ ٱللَّهِ حُكۡمٗا لِّقَوۡمٖ يُوقِنُونَ

“Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin.”

Jahiliyah yang kedua ini berarti tentang hukum. Hukum yang jahiliyah, peraturan, dan perundangan yang jahiliyah. Semakin jauh dari Allah dan Rasul-Nya. Mungkin kita menduga, kita sedang membuat hukum yang sangat bijak. Sebuah hukum yang terlihat begitu bagusnya. Tapi yakinlah, ketika jauh dari Allah dan Rasul-Nya, maka kita akan kecewa dengan dugaan kita. Karena ternyata itu adalah hukum jahiliyah. Di kalangan masyarakat Arab dahulu umpamanya, mereka memiliki aturan kabilah. Dan hukum-hukumnya mereka buat sendiri. Misalnya dalam hukum pernikahan. Aisyah radhiyallahu anha menyampaikan bahwa dahulu orang-orang Arab mengenal beberapa jenis pernikahan, yang menurut mereka semuanya legal. Padahal menurut hukum syari’at Islam hari ini, yang legal cuma satu saja, yaitu proses pernikahan yang kita kenal hari ini. Sisanya adalah perzinahan. Dan ternyata, hukum jahiliyah hari ini yang terkait dengan pernikahan lebih buruk dari jahiliyah Arab saat itu. Di Arab saat itu tidak ada pernikahan sejenis. Hari ini, mereka sudah menuntut untuk disahkannya pernikahan sejenis. Bahkan di negara tertentu pernikahan sejenis sudah disahkan. Ini hukum jahiliyah yang sangat buruk.

3. Yang ketiga, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman di dalam surah Al-Ahzab ayat yang ke-33,

وَقَرۡنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجۡنَ تَبَرُّجَ ٱلۡجَٰهِلِيَّةِ ٱلۡأُولَىٰۖ

“dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu…”

Ayat ini berbicara tentang ummahatul mukminin, yaitu tentang istri-istri Nabi shallallahu ’alaihi wasallam.

Penampilan jahiliyah adalah bentuk jahiliyah yang ketiga. Ketika penampilan mendapatkan porsi yang khusus dalam Al-Qur’an, maka ini artinya kerusakan akibat yang ditimbulkannya sangat luar biasa. Penampilan jahiliyah inilah yang menyebabkan maraknya kemaksiatan. Bahkan hingga kemaksiatan zina. Maka dari itu ia mendapatkan sebuah perhatian. Dan dalam Islam, penampilan merupakan bukti iman seseorang. Sehingga di dalam Islam yang juga sangat diperbaiki adalah masalah penampilan seseorang. Bagaimana cara laki-laki berpenampilan dan bagaimana cara wanita berpenampilan.

Dan perhatikanlah hari ini! Semakin jauh dari Allah dan dari Rasul-Nya, semakin orang bertelanjang. Dan bahkan mereka minta untuk dilegalkan. Mereka menyebutnya ekspresi diri, ekspresi jiwa, atau mungkin ekspresi seni dalam bahasa mereka. Tapi yang jelas adalah penampilan jahiliyah.

4. Dan yang terakhir adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam surah Al-Fath ayat yang ke-26. Allah berfirman,

إِذۡ جَعَلَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ فِي قُلُوبِهِمُ ٱلۡحَمِيَّةَ حَمِيَّةَ ٱلۡجَٰهِلِيَّةِ

“Ketika Allah menjadikan orang-orang kafir di dalam hati mereka ada kesombongan jahiliyah.”

Di ayat ini ada kata hamiyah jahiliyah. Hamiyah adalah orang yang mempertahankan dirinya dengan kesombongan dan dengan fanatisme. Dengan fanatisme terhadap kelompoknya, sukunya, golongannya, negaranya, dan bukan syari’at Allah yang menjadi ukurannya. Di masyarakat Arab jahiliyah, mereka bisa menumpahkan darah hanya gara-gara kalah di dalam perlombaan berkuda. Ketika salah satu pihak yang kalah marah, dan diejek oleh yang menang dengan kalimat-kalimat syair. Kemudian ujungnya terjadi pertumpahan darah di antara mereka. Bukankah itu yang terjadi hari ini? Fanatisme pada kelompoknya, pada golongannya. Orang bisa menumpahkan darah dan nyawa bisa melayang hanya karena sebuah game. Atau yang lebih besar dari itu. Bagaimana seseorang tidak bisa menerima apa yang disampaikan oleh orang lain karena hatinya telah tertutup oleh fanatisme kelompoknya. Dan ini adalah hamiyatul jahiliyah, yaitu kesombongan fanatisme jahiliyah.

Inilah yang melatarbelakangi keadaan zaman saat itu. Maka zaman saat itu memerlukan kehadiran seorang Rasul yang diutus Allah yang memperbaiki keadaan mereka, menghapuskan kejahiliyahan, menghadirkan cahaya bagi mereka, dan menyelamatkan manusia untuk ditarik dari jurang kejahiliyahan. Untuk dihantarkan menuju puncak keemasan manusia dan kemuliaan mereka. Sepanjang jalan sejarah Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam, kita akan tahu bagaimana kejahiliyahan itu dihapuskan dari muka bumi ini.

Maka dari itu wahai saudara-saudaraku sekarang  Kembalilah kepada Al-Qur'an dan Sunnah, karena itu wasiat dari Nabi Kecintaan kita Muhammad Shallallahu `alaihi Wasallam.

Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah.

[Source Akademisiroh.com with Editing and Posted by Aldiripani.com]

Headtemp Template Blogger Islami

Ketemu lagi sama Aldi Ripani disini. Jika kalian hobby dalam Ngeblog kalian mungkin memerlukan sebuah tema atau template blog yang bagus kan.

Kali ini saya akan membagikan atau lebih tepatnya Share mengenai template atau theme blog Islami yang InsyaAllah kalian bisa tertarik untuk memper-indah dan memper-cantik Blog kalian. 

Kali ini template blogger Muslim yaitu yang bernama : HeadTemp Template Blogger Islami.

Silahkan Check Dibawah ini :




Pembuat Template Blog :
Madamvia.web.id

Informasi Template Blog :
HeadTemp Template Blogger Islami adalah Template untuk Blogger Muslim, Untuk mengetahui kelebihan template ini kalian bisa lihat gambar diatas atau Klik Demo untuk lebih Jelas dan Detail-nya. Klik Download untuk memiliki Template blogger Islami ini.

Apa itu Siklus Hidrologi atau Siklus Air

Apa itu Siklus Hidrologi atau Siklus Air - Siklus hidrologi adalah peredaran air secara umum dari laut ke atmosfer melaui penguapan, kemudian jatuh kepermukaan bumi sebagai hujan, mengalir diatas permukaan dan didalam tanah sebagai sungai yang menuju ke laut.


Secara umum siklus hidrologi dapat dibedakan menjadi 3 yaitu:

1. Siklus pendek

Penguapan terjadi dipermukaan laut, terjadi kandensasi, kemudian membentuk awan dan akhirnya terjadi hujan yang jatuh ke laut lagi.

2. Siklus sedang

Penguapan terjadi dipermukaan laut, terjadi kandensasi uap air terbawa angin, kemudian terbentuk awan diatas daratan, terjadi hujan didaratan, dan mengalir lagi ke laut melalui sungai dipermukaan.

3. Siklus panjang

Penguapan terjadi dipermukaan laut, terjadi kandensasi, uap air terbawa angin dan membentuk awan di atas daratan hingga ke pegunungan tinggi, kemudian jatuh sebagai salju, terbentuk gletser, mengalir ke sungai dan kembali lagi ke laut.


[Source Assharrefdino.blogspot.com with Editing and Posted by Aldiripani.com]

Perbedaan Jauh Antara PNG, JPG dan GIF

Perbedaan Jauh Antara PNG, JPG dan GIF - Kualitas foto dan gambar ilustrasi yang digunakan pada situs web, percaya atau tidak dapat membuat banyak perbedaan.  Anda dapat menggunakan gambar yang paling baik atau yang biasa-biasa saja, atau  menggunakan tools capture profesional untuk mengeditnya, tetapi kebutuhan dasarnya tetaplah sama yaitu output gambar harus tajam dan ukuran file yang dalam batas yang wajar.

Sekarang, JPG, PNG atau GIF adalah tiga format foto/gambar paling populer di web/blog. 


Tentu saja ada format lain disebut BMP tetapi jarang sekali digunakan.

Teks & Clipart
Jika Anda ingin capturing text (seperti mem-blok kode sumber atau halaman pencarian di search engine Google atau menu navigasi), selalu gunakan format GIF atau PNG – karena  screenshot akan lebih jelas dan  ukuran file yang tetap kecil.

Perbedaan format file antara JPG/JPEG, GIF dan PNG

1. JPG/JPEG (Joint Photographic Experts Group)

Tipe file JPG sangat sering digunakan untuk web atau blog. File JPG menggunakan teknik kompresi yang menyebabkan kualitas gambar turun (lossy compression). Setiap kali menyimpan ke tipe JPG dari tipe lain, ukuran gambar biasanya mengecil, tetapi kualitasnya turun dan tidak dapat dikembalikan lagi. Ukuran file BMP dapat turun menjadi sepersepuluhnya setelah dikonversi menjadi JPG. Meskipun dengan penurunan kualitas gambar, pada gambar-gambar tertentu (misalnya pemandangan), penurunan kualitas gambar hampir tidak terlihat mata.

File JPG cocok digunakan untuk :

  1. Gambar yang memiliki banyak warna, misalnya foto wajah dan pemandangan.
  2. Gambar yang memiliki gradien, misalnya perubahan warna yang perlahan-lahan dari merah ke biru.


2. GIF (Graphics Interchange Format)

GIF, sama seperti JPG, adalah format gambar lawas, dan salah satu yang umum dipakai di internet, berkebalikan dengan fotografi. GIF adalah kepanjangan dari Graphics Interchange Format dan sama-sama memiliki kompresi seperti format gambar TIFF. Teknologi ini pernah kontroversial karena isu pemaksaan hak paten tapi akhirnya beres juga karena semua paten yang didaftarkan sudah habis masa aktifnya. Kayak pulsa saja ya :v .. 

GIF secara alami adalah gambar dengan 8-bit warna, berarti mereka dibatasi oleh palet sebanyak 256 jenis warna, yang dapat dipilih dari model RGB dan disimpan ke Color Look Up Tablet (CLUT), atau sederhananya “Color Table“. Mereka itu sejatinya adalah palet warna standar, seperti palet “Web Safe“. 

Catatan penting : gambar Grayscale memiliki palet 8-bit juga, jadi sah-sah saja/sebaiknya disimpan dalam format GIF.

Jauh dari dukungan transparency, GIF ternyata mendukung animasi gambar, yang membatasi tiap form nya pada 256 warna standar. Dan karena sifatnya yang tidak pecah-pecah, GIF bisa digunakan untuk menjaga baris dalam tipografi tetap rapi, dan juga bentuk-bentuk geometri, tapi sebaiknya menggunakan format yang memang diperuntukkan bagi vektor grafis seperti SVG atau AI (Adobe Illustrator).
GIF tidak cocok untuk digunakan dalam fotografi modern, atau untuk penyimpanan data gambar yang terbatas. Pada ukuran kecil dengan tabel warna yang sangat terbatas, gambar GIF dapat berukuran lebih kecil daripada JPG. Tapi dalam ukuran yang umum, gambar dengan format JPG dapat berukuran lebih kecil dibanding GIF. Jadi sebaiknya menggunakan JPG saja. 

Tipe file GIF memungkinkan penambahan warna transparan dan dapat digunakan untuk membuat animasi sederhana, tetapi saat ini standar GIF hanya maksimal 256 warna saja. File ini menggunakan kompresi yang tidak menghilangkan data (lossles compression) tetapi penurunan jumlah warna menjadi 256 sering membuat gambar yang kaya warna seperti pemandangan menjadi tidak realistis. Pada program MS Paint, tidak ada fasilitas penyesuaian warna yang digunakan (color table) sehingga menyimpan file GIF di MS Paint seringkali menghasilkan gambar yang terlihat rusak atau berubah warna. Pada program pengolah gambar yang lebih baik, seperti Adobe Photoshop, color table bisa diatur otomatis atau manual sehingga gambar tidak berubah warna atau rusak.

File GIF cocok digunakan untuk :
  1. Gambar dengan jumlah warna sedikit (dibawah 256).
  2. Gambar yang memerlukan perbedaan warna yang tegas seperti logo tanpa gradien.
  3. Gambar animasi sederhana seperti banner-banner iklan, header, dan sebagainya.
  4. Print shoot (hasil dari print screen) dari program-program simple dengan jumlah warna sedikit.

File GIF tidak cocok digunakan untuk :
  1. Gambar yang memiliki banyak warna seperti pemandangan.
  2. Gambar yang didalamnya terdapat warna gradien atau semburat.

3.      PNG (Portable Network Graphics)

PNG adalah kepanjangan dari Portable Network Graphics atau bisa diplesetkan menjadi “PNG-Nοt-GIF“. 

Dikembangkan sebagai alternatif lain untuk GIF, yang menggunakan paten dari LZW–algoritma kompresi. 

PNG adalah format gambar yang sangat baik untuk grafis internet, karena mendukung transparansi didalam perambah (browser) dan memiliki keindahan tersendiri yang tidak bisa diberikan GIF atau bahkan JPG. Mau bukti? Gambar ini adalah satu gambar dengan latar belakang transparan. Klik saja untuk melihatnya. Tapi, saya memberikan sentuhan warna pada latar belakangnya untuk membedakan. Tipe file PNG merupakan solusi kompresi yang powerfull dengan warna yang lebih banyak (24 bit RGB + alpha). Berbeda dengan JPG yang menggunakan teknik kompresi yang menghilangkan data, file PNG menggunakan kompresi yang tidak menghilangkan data (lossles compression). Kelebihan file PNG adalah adanya warna transparan dan alpha. Warna alpha memungkinkan sebuah gambar transparan, tetapi gambar tersebut masih dapat dilihat mata seperti samar-samar atau bening. File PNG dapat diatur jumlah warnanya 64 bit (true color + alpha) sampai indexed color 1 bit. Dengan jumlah warna yang sama, kompresi file PNG lebih baik daripada GIF, tetapi memiliki ukuran file yang lebih besar daripada JPG. Kekurangan tipe PNG adalah belum populer sehingga sebagian browser tidak mendukungnya.

Karena sifat transparannya yang tidak pecah-pecah, PNG yang masuk kelas 24-bit ini cocok untuk membuat skrinsyut. Ia bisa mereproduksi gambar desktop dari tiap piksel ke piksel secara detil. PNG juga mendukung kelas 8-bit seperti GIF, sekaligus 24-bit seperti JPG. Ia juga tidak pecah-pecah, bisa mengkompresi gambar dari proses fotografi tanpa banyak mengurangi kualitas gambarnya. Namun PNG cukup besar ukurannya diantara ketiga format gambar yang saya bahas kali ini, serta tidak didukung oleh perambah lawas.

File PNG cocok digunakan untuk :
  1. Gambar yang memiliki warna banyak.
  2. Gambar yang mau diedit ulang tanpa menurunkan kualitas.
  3. File PNG tidak cocok digunakan untuk:
  4. Gambar yang jika dikompress dengan JPG hampir-hampir tidak terlihat penurunan kualitasnya.

Kesimpulan :

PNG adalah pilihan baik untuk gambar yang memiliki bagian transparan, juga tidak pecah-pecah, dan ukurannya cukup kecil. Untuk ukuran yang lebih besar, jika anda menginginkan kualitas yang lebih.
GIF pada umumnya digunakan untuk gambar animasi dan dapat memproduksi gambar 8-bit yang kecil.

[Source Neng-ocha.com with Editing and Posted by Aldiripani.com]